Jaman semakin larut
Kasih-Mu tak terbatas waktu
Belai-Mu...merasuk kalbu
Terang-Mu...menggugah rindu
Jalan yang panjang ini
Tak surut aku meniti
Pelita...Kau beri dihati
Menuju rumah-Mu suci
Reff:Dan ku panggil hanya nama-Mu
Tuhanku...tuntun hamba-Mu
Disabda-Mu...mulia khalik-Mu
Tuhanku aku milik-Mu
Aku milik-Mu
Minggu, 26 Desember 2010
Sabtu, 25 Desember 2010
SEBUAH HARAPAN
malam
gelap
hanya ada sebuah lampu
di sampingku pohon sarikaya
di depanku sawah dan kali code beserta lahar dinginya
aku sendiri
tanpa siapapun
aku teringat kau
tuhanku
aku merindumu
aku menyayangimu
aku merindu untuk
selalu mengingatmu
selalu mematuhi aturanmu
selalu bersamamu
aku berharap
sebelum aku tutup usia
sebelum aku bersatu dengan bumi
sebelum aku tertidur bersama belatung
aku ingin merasakan sekali saja merasakan kau begitu dekat
aku ingin merasakan sekali saja menghirum wangimu
aku ingin merasakan sekali saja merasakan sentuhan indahmu
dan aku selal berharap kau akan mengizinkanku
walau aku adalah makluk yang berlumur dosa
gelap
hanya ada sebuah lampu
di sampingku pohon sarikaya
di depanku sawah dan kali code beserta lahar dinginya
aku sendiri
tanpa siapapun
aku teringat kau
tuhanku
aku merindumu
aku menyayangimu
aku merindu untuk
selalu mengingatmu
selalu mematuhi aturanmu
selalu bersamamu
aku berharap
sebelum aku tutup usia
sebelum aku bersatu dengan bumi
sebelum aku tertidur bersama belatung
aku ingin merasakan sekali saja merasakan kau begitu dekat
aku ingin merasakan sekali saja menghirum wangimu
aku ingin merasakan sekali saja merasakan sentuhan indahmu
dan aku selal berharap kau akan mengizinkanku
walau aku adalah makluk yang berlumur dosa
Kamis, 09 Desember 2010
UNGARAN 6 DESEMBER 2010
kakiku terus menapaki jalan setapak yang licin
untuk menuju ke flying camp selanjutnya.
hujan turun cukup deras, membasahi aku dan alam sekitarku.
angin yang bertiup amat lambat namun membawa dingin yang menusuk tulak.
mentari rupanya masih cukup terik dan belum meredup.
di hadapan terbentang hamparan semak-semak yang harus ku buka untuk jalan sahabat di belakakangku.
di sela-sela sembusan nafasku, aku mencoba untuk menikmati aroma alam di sekitarku.
sekilas aku mencium aroma manis-manis pahit. aroma yang sangat ku benci namun selalu tak bisa ku benci.
mengapa aroma itu
mengapa manis-manis pahit
mengapa dia
aku benci mencium bau itu di sini.
untuk menuju ke flying camp selanjutnya.
hujan turun cukup deras, membasahi aku dan alam sekitarku.
angin yang bertiup amat lambat namun membawa dingin yang menusuk tulak.
mentari rupanya masih cukup terik dan belum meredup.
di hadapan terbentang hamparan semak-semak yang harus ku buka untuk jalan sahabat di belakakangku.
di sela-sela sembusan nafasku, aku mencoba untuk menikmati aroma alam di sekitarku.
sekilas aku mencium aroma manis-manis pahit. aroma yang sangat ku benci namun selalu tak bisa ku benci.
mengapa aroma itu
mengapa manis-manis pahit
mengapa dia
aku benci mencium bau itu di sini.
Selasa, 07 Desember 2010
BERJALAN DI TALI YANG TIPIS
rasa itulah yang aku rasa saat ini
rasa seperti berjalan di tali yang tipis
rasa ingin terus berjalan
rasa ingin tetap diam
rasa ingin mundur
semuanya tak bisa
karena tali itu tipis
apakah jatuh kebwah adalah satu2nya pilihan.......
rasa seperti berjalan di tali yang tipis
rasa ingin terus berjalan
rasa ingin tetap diam
rasa ingin mundur
semuanya tak bisa
karena tali itu tipis
apakah jatuh kebwah adalah satu2nya pilihan.......
Langganan:
Komentar (Atom)