Kamis, 30 Juni 2011

Senin, 20 Juni 2011

UNTUK MEREKA!!!!!

Kalau cinta sudah di buang

Jangan harap keadilan akan datang

Kesedihan hanya tontonan

Bagi mereka yang di perbudak jabatan


 O, o, ya o ... Ya o ... Ya bongkar


O, o, ya o ... Ya o ... Ya bongkar


Sabar, sabar, sabar dan tunggu

Itu jawaban yang kami terima

Ternyata kita harus ke jalan

Robohkan setan yang berdiri mengangkang

Penindasan serta kesewenang-wenangan

Banyak lagi teramat banyak untuk disebutkan

Hoi hentikan

Hentikan jangan di teruskan

Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan

O, o, ya o ... Ya o ... Ya bongkar

O, o, ya o ... Ya o ... Ya bongkar

Di jalan kami sandarkan cita-cita

Sebab dirumah tak ada lagi yang bisa dipercaya

Orang tua pandanglah kami sebagai manusia

Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta

Rabu, 15 Juni 2011

YANG DI SAMPING MULUT GOA

kaki ku melangkah meniti jalan
kali ini aku ditemani seorang teman dari UI
kulihat ada jalan menuju bawah tanah
itu adalah tembusan dari goa cermai
kulihat disamping lubang
ada deretan solar sell yang telah rusak tampaknya

di sana ada sosok kakek
kutanya kan ke padanya
tentang asal usul, cerita masa lalu.
jawabnya.
aku penjakan solar sell ini
aku sudah cukup lama
aku dulu pernah merasakan penjajahan jepang.
aku penah berjualan rokok di jakarta.
aku dulu kenal kolonel di jakarta.
aku dulu lama di sumatra.

mungkin itu jawaban yang biasa dari seorang yang telah tua.

pak digaji berapa untuk enjaga solar sell ini?
tida di gaji.
mengapa terus menjaga?
karena aku sudah di amanatka.

sungguh sifat yang luhur dari dirinya untuk terus berbakti pada negri ini
sugguh tak rugi indonesia memeilikimu kek.
aku iri padamu kek.
aku belum berbakti.
kau sudah.

bisakah ak eniru sifat bakti kepada negri ini dengan tulus tampa pamrih
semoga saja

Rabu, 08 Juni 2011

A

entah aku mulai memikirkannya.
bagaimanapun aku mencoba tuk lupa nya.

semua rasanya mengalir.
namuan aku akan melakukan apa yang ku benci.