rasa itu semakin memberontak. memebentuk sebuah ke egoisan dalam diri. memebentuk lapisan keras dihati yang membatu. rasa itu menghembuskan semilir angin lembut yang menyapu gurun kehanpaan hati. rasa itu membakar sejuknya jiwa.
malam kemarin. tepatnya 2 hari yang lalu. aku memimpikan dirimu berada disampingku
malam kemarin. tepatnya 1 hari yang lalu. aku memimpikan kau bersama mu dan ayahmu tersenyum melihatku
malam ini. tepatnya saat ini. akau memimpikan kau menunjukkan album foto yang amat membuatku cemburu. tapi kau saat itu berada di sampingku.
entah apa maksud mimpi itu. ku terpikirkan dirimu. akankah kaupu memikirkan aku.
namun sungguh ketika kau berada di dekatku aku merasakan kenyamanan. walaupun aku hanya bisa terdiam seribu bahasa.
mungkin aku terlalu banci untuk menyungkapkan semua rasa ini padamu. walau ku tau kau tak mencintaiku. namun akau hanya ingin berkata. hanya itu tdk lebih.
aku mencintaimu. untuk saat ini.dan ku berharap bisa bersamamu hingga tubuhku bersarang belatung.